3 Kerugian dari Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kerugian dari Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

3 Kerugian dari Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

by : Aditya Y Pradhana

Setelah sebelumnya kita telah membahas 3 Keuntungan dari Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, kini giliran kita mebhas mengenai kerugian nya. Kita akan membahas kembali tentang IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) yang tentu memiliki beragam peran dalam lingkungan kehidupan kita, namun bukan hanya terdapat kelebihan terhadap perkembangan teknologi, tapi juga memiliki beragam kekurangan.

Karena, sejatinya ketika ada kelebihan, pasti ada lawannya. Entah, seberapa banyak yang diuntungkan, tapi ada saja yang dirugikan dari perkembangan IPTEK ini.

Berikut saya mengulas beberapa hal mengenai kerugian dari ilmu pengetahuan dan teknologi:

Mempengaruhi Pola Berpikir

Warga negara Indonesia adalah masyarakat yang begitu penasaran dan sangat suka dengan hal yang baru. Itulah salah satu ciri terutama remaja. Penasaran sedikit, eh langsung bongkar semua.

Apalagi, kalau hal yang buruk dan meningkatkan kepuasan sesaat. Kalau hanya mengikuti nafsu sesaat dan tidak dilindungi dengan iman yang kokoh. Tentu, hal tersebut bisa membuat ia terjerumus ke hal negatif.

Dan ini tak terlepas dari pola pikir masyarakat. Sekarang, teknologi dan komunikasi juga berpengaruh dengan anak dibawah umur. Sosial media (dunia maya) yang terasa hampa, begitu banyak hal yang buruk atau pertemanan toxic.

Kalau anak-anak belum bisa membedakan yang baik dan buruk, lalu ia masuk dalam dunia digital yang penuh kepalsuan. Hati-hati saja, ia bisa jatuh ke jurang yang lebih dalam.

Lupa Waktu

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, membuat berbagai kegiatan budaya bermain diluar rumah dengan permainan tradisional menjadi kian punah. Belum lagi kondisi sekarang dengan pandemi covid-19 yang mengharuskan kita didalam rumah.

Sehingga, permaianan anak yang seharusnya bisa dilakukan diluar rumah sudah kian diabaikan. Anak lebih suka permaianan berbasis online, dibandingkan bermain langsung. Ini juga tak hanya mempengengaruhi anak-anak, tapi remaja, dewasa juga cenderung melupakan intraksi sosial, disebabkan oleh media sosial yang membuat jarak dalam genggaman.

Disinilah peran orang tua agar dapat mengontrol dan mengubah pola pikir anaknya kearah yang baik agar tak terjerumus dalam situasi yang negatif.

Bahasa Mengalami Perubahan

Bahasa Indonesia kian mengalami transisi, apalagi bahasa yang kesannya keren lebih diminati, seperti bahasa gaul, daerah, korea, dan lain-lain. Sehingga, bahasa kita sendiri tidak terlalu fasih.

Nah, demikian pembahasan kita tentang kerugian perkembangan iptek dalam kehidupan sehari-hari.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi dampak negatif kerugian ilmu pengetahuan kerugian teknologi teknologi bahasa teknologi iptek

Related

Latest Posts: