Fakta Planet Uranus, Terdingin Dalam Tata Surya Fakta Planet Uranus, Terdingin Dalam Tata Surya

Fakta Planet Uranus, Terdingin Dalam Tata Surya

by : Aditya Y Pradhana

Membahas tentang luar angkasa memanglah tak akan habisnya. Sebab sangat banyak fenomena terkait benda langit yang mempunyai kehidupan lain di luar kawasan bumi. Faktanya bukan hanya bumi saja yang mempunyai kehidupan di dalamnya. Melainkan ada juga planet lainnya yang mempunyai karakter masing-masing. Salah satu nama planet yang terbilang bertetangga dengan bumi yaitu Uranus. Adapun Uranus adalah planet ketujuh yang letaknya mengelilingi matahari.

Uranus sendiri meruakan planet paling besar urutan tiga setelah planet lain yaitu Saturnus serta Jupiter. Planet Uranus pertama kali ditemukan seorang pakar yang namanya adalah William Hershel. Rupanya planet Uranus kerap disebut sebagai planet yang paling dingin dalam jagat tata surya. Fakta planet Uranus sendiri memiliki suhu minimum hingga -224 derajat celcius. Selain itu masih terdapat fakta menarik tentang planet Uranus lainnya sebagai planet paling dingin.

Sebutan Planet Uranus dengan Planet Bernama Es Raksasa

Fakta planet Uranus pertama mempunyai ketertarikan dengan namanya. Planet uranis mempunyai keunikan tersendiri di mana pada lapisan atasnya terdiri dari zat bernama hydrogen molekuler. Zar tersebut bercampur dengan zat lainnya yang bernama helium. Di lapisan bagian baawahnya penuh dengan es yang mengelilingi keberadaan inti batu. Bagian atmoster planet Uranus terbuat dari ammoia, air serta kristal berupa es matana.

Bahan atmosfer tersebut menyebabkan planet Uranus mempunyai warna biru pucat. Keberadaan es serta gas dengan jumlah cukup besar membuat Uranus mendapat julukan berupa raksasa es yang ada di sistem tata surya. Bahkan Uranus juga tak mampu menyerap keberadaan cahaya matahari.

Terdapat Cincin pada Planet Uranus

Bukan hanya planet Saturnus, ternyata uranus juga mempunyai cincin di sekitarnya. Keberadaan cincin inlah menjadi fakta planet Uranus berikutnya. Akan tetapi cintin dalam planet Uranus tidak terlalu terihat jelas. Lebar bagian cincin planet Uranus hanyalah beberapa kilometer saja dari planet tersebut. Cincin Uranus sendiri sangat tips dengan keadaan cukup gelap. Di mana cincin terdiri dari partikel seukuran debu sampai batu kecil.

Pada bulan Desember tahun 2005 silam, sebuah teleskop jenis angkasa bernama Hubbel berhasil melakukan pendeteksian cincin yang sebelumnya berlum pernah terdeteksi. Dengan penemuan dua satelit ukuran kecil yang berbagi orbit bersama cincin bagian terluar membuat planet Uranus sekarang mempunyai hingga 13 cincin. Adapun 11 cincin berada di luar dan sisanya merupakan cincin dalam. Di tahun 2006 silam lewat Observatotium terlihat cincin bagian luar planet mempunyai warna biru.

Sementara cincin lainnya memiliki warna merah. Warna biru yang ada pada setelit luar dikarenakan adanya partikel kecil dari air es yang berada di permukaan Mab. Hal inilah mengamburkan pewarnaan cahaya jadi biru.

Terkenal Sebagai Planet bernama Georgian

Saat awal penemuannya, Herschel memberikan planet temuannya tersebut menggunakan nama Georgian Sidus. Tujuan penamaan ini adalah sebagai penghormatan untuk Raja George III. Kemudian bertahun-tahun lamanya planet tersebut orang sebut dengan nama planet Georgian. Akan tetapi tidak semua pihak menyetujui tentang penamaan planet Georgian. Salah satunya ada astronom bernama Johann Boda yang tidak setuju tentang pemakaian nama Georgian. Hal ini lantaran planet sebelumya kerap memakai nama milik dewa Mitologi Yunani Kuno.

Sejumlah fakta terkait planet Uranus tersebut bisa menambah pengetahuan anda tentang sistem tata surya yang ada di luar angkasa. Informasi ini penting terlebih bagi orang yang menaruh minat terhadai bidang astronomi.

Fakta Planet Uranus uranus planet planet terdingin cincin planet uranus planet es William Hershel penemu planet uranus planet georgian Georgian Sidus Raja George III astronomi Johann Boda Mitologi Yunani Kuno sistem tata surya satelit planet uranus

Related

Latest Posts: