Kenyataan Jika Manusia Pindah Ke Planet Mars Jika Manusia Pindah Ke Planet Mars

Kenyataan Jika Manusia Pindah Ke Planet Mars

by : Aditya Y Pradhana

Manusia pindah ke planet mars merupakan rencana yang diadakan oleh beberapa pihak tertentu. Bukan hanya bulan, planet Mars juga kerap disebut menjadi salah satu rumah masa depan bagi manusia. Pasalnya lokasi planet Mars terbilang tak terlalu jauh. Selain itu kondisinya sendiri jauh lebih aman dibandingan dengan planet lainnya. Tak mengherankan rasanya jika sejumlah badan antariksa seperti NASA saling berlomba mengirikan robot mereka guna menliti keberadaan planet dengan nama lain merah tersebut.

Sayangnya meskipun dalam sejumlah hal Planet Mars terbilang lebih aman, tetap saja Mars bukanlah planet Bumi. Tak peduli seberapa keras upaya ilmuwan guna membangun kehidupan di kawasan Mars, nantinya kehidupan di sana tak akan pernah terasanya nyaman layaknya kehidupan manusia di planet Bumi. Sebab terdapat sejumlah kenyataan yang pasti diterima manusia kalau tinggal di dalam planet merah tersebut.

Perayaan Pertambahan Usia Berlangsung Dua Tahun Satu Kali

Kenyataan kalau manusia pindah ke planet mars pertama berkaitan dengan perbedaan waktu antara Mars dengan Bumi. Satu hari di dalam planet Mars berlangsung selama 24 jam lebih 37 menit dibandingkan waktu yang berjalan di Bumi. Meskipun demikian, karena besaran garis edarnya terbilang lebih daripada garis edar yang ada di Bumi, satu tahun di dalam planet Mars setara dengan dua tahun waktu di Bumi atau 687 hari.

Karena ternyata satu tahun di planet Mars jauh lebh panjang dibandingkan Bumi otomatis bayi yang nantinya lahir dalam planet Mars merayakan ulang tahunnya tiap dua tahun satu kali. Hal ini tentu sangat berbeda dengan manusia di bumi yang merayakan pertambahan usianya tiap satu tahun satu kali.

Ucapkan Selamat Tinggal untuk Langit Biru

Jika manusia pindah ke planet mars mereka harus mengucapkan selamat tinggal terhadap langit biru. Langit biru bersama matahari dengan warna kekuningan sendiri jadi pemandangan yang umum kita jumpai. Akan tetapi jika langit berwarna kemerahan dengan warna matahari yang biru tentu saja menjadi hal luar biasa. Tentu saja anda tak akan mendapati pemandangan semacam itu di dalam Bumi. Pasalnya pemandangan tersebut hanya anda temukan dalam planet Mars.

Melansir sumber Forbes, atmoster yang ada di planet Mars cenderung lebih tipis dibandingkan atmosfer yang ada di bumi. Bukan hanya itu, kandungan debu yang ada di atmosfer juga begitu tinggi. Dengan demikian kandungannya mampu menciptakan langit berwarna agak kemerahan. Saat debu-debut warnanya merah menyerap cahaya, nantinya mereka menghasilkan pewarnaan biru di sekitar matahari.

Selamat Tinggal Juga untuk Keindahan Bulan Purnama

Seperti halnya planet Bumi, untuk planet Mars juga mempunyai satelit alami yang bergerak mengelilingi planetnya. Bukan satu satelit saja, bahkan planet Mars juga mempunyai dua satelit. Kedua satelit yang mengelilingi planet Mars bernama Deimos serta Phobos. Akan tetapi satelit ini berbeda dengan Bulan yang memiliki bentuk bulat. Kedua satelit yang mengelilingi Mars lebih mirip layaknya asteroid yang sedang terperangkap di dalam daya tarik planet Mars.

Kedua satelit ini kemudian dengan cara bergantian melakukan penjagaan terhadap langit yang ada di planet Mars. Kalau Phobos sedang terbit, otomatis Deimos nantinya terbenam serta begitu pula keadaan sebaliknya. Sangat disayangkan pemandangan tersebut diprediksi tak akan bertahan lama, sebab dalam kurun waktu 30 hingga 50 juta tahun berikutnya prediksi Phobos akan jatuh dan hancur di permukaan planet mars.

planet mars mars permukaan planet mars Pindah Ke Planet Mars nasa langit mars bulan mars deimos phobos 1 hari di mars atmosfer planet mars debu planet mars pemandangan planet mars kondisi planet mars satelit mars satelit daya tarik planet mars

Related

Latest Posts: